Loading

Solo Travelling To Trinusa ( Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, Nusa Penida) In Bali

IMG_3426

 

Solo backpacker saya kali ini dimulai dari Makassar terbang menuju Bali untuk melihat trinusa (Nusa Lembongan, Nusa Ceningan & Nusa Penida). Pada tanggal 13 September saya Berangkat Dari kota Makassar Pada sekitar jam 9 malam. Penerbangan dari Makassar ke Bali Hanya memakan waktu 1 jam 30 menit saja. Sesampai di Bali saya mencari homestay di daerah sanur, Karena keesokan paginya saya harus berada di pantai Sanur untuk berangkat ke Nusa Ceningan. Singkat cerita sesampai di penginapan saya langsung istirahat.

 

IMG_3379

 

Sekitar jam 7 pagi saya sudah berangkat menuju Marlin Lembongan Cruiser. Kapal menuju Nusa Lembongan berangkat pada pukul 9 pagi.Perjalanan di menuju Nusa Lembongan memakan waktu sekitar 45 menit. saya tiba di Nusa Lembongan kurang lebih pukul 10 pagi. Begitu kapal bersandar di tepi pantai banyak warga lokal menawarkan jasa penginapan juga jasa transportasi berupa sepeda motor. Sayapun menyewa sepeda motor matic. Harga kisaran penyewaan sepeda motor bervariasi mulai dari 75rb-100rb rupiah/hari.

 

IMG_3404

 

IMG_3403

 

IMG_3409

 

IMG_3431

 

Sayapun mulai berkeliling untuk mencari tempat penginapan. perlu diketahui Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dapat dilalui melalui sebuah jembatan. dan itu merupakan jalur darat satu-satunya. Dan jembatan itu hanya dapat dilalui oleh 1 buah motor saja. Setelah berkeliling kurang lebih sekitar 1 jam 30 menit saya memutuskan untuk menginap di Le Pirate di Nusa Ceningan yang menurut saya mempunyai tempat yang unik. Range harga permalam disana sekitar 600rb – 1juta.

 

IMG_3427

 

IMG_3423

 

IMG_3389

 

Kebetulan saya pada waktu itu mendapat deal harga 600rb tanpa breakfast dan ac,namanya juga backpacker. Saya memutuskan untuk menginap semalam saja disana. Dan setelah menaruh barang-barang bawaan saya di penginapan. Sayapun berkeliling menjelajah dimulai dari Nusa Ceningan.

 

IMG_3383

 

IMG_3382

 

IMG_3381

 

Destinasi pertama saya yaitu Blue Lagoon Cliff Jump. Ternyata sesampainya disana tempat tersebut sedang tutup,Jadi tidak ada orang yang sedang menguji nyali untuk loncat dari atas tebing yang tingginya sekitar 13 meter. Mungkin pada saat itu arus dan ombak sedang keras makanya cliff jump tersebut ditutup untuk sementara.Padahal saya ingin merasakan juga loncat dari atas tebing.

 

IMG_3439

 

IMG_3387

 

IMG_3386

 

Setelah dari sana saya bergegas menuju Devil Tear di Nusa Lembongan. Ternyata Devil Tear kita bisa melihat ombak yang sangat besar menabrak karang dan pecahan buih ombak terlihat sangat indah sekali. Setelah mengambil beberapa foto dan video sayapun menikmati pemandangan yang sangat jarang ditemui.

 

IMG_3385

 

IMG_3425

 

Setelah dari Devil Tears sayapun menuju Dream Beach untuk bersantai sejenak. Seperti biasa pemandangannya pun sangat indah untuk dinikmati.Tak terasa hari sudah menjelang sore. Saya pun bertanya pada pelayan Dream Beach,dimana tempat atau spot yang bagus untuk menikati sunset. Ternyata sisa Bergeser sedikit dari Dream Beach ada tempat yang bernama sunset point.

 

IMG_3441

 

IMG_3424

 

IMG_3410

 

IMG_3411

 

Setelah menikmati sunset. Saya pun kembali ke penginapan untuk beristirahat.

 

IMG_3446

 

IMG_3447

 

Keesokan paginya saya bangun lebih pagi sekitar jam 6.30 untuk menikmati fasilitas penginapan yang tersedia yaitu kolam berenang. Perlu diketahui karena penginapan di daerah Nusa Ceningan Dan Nusa Lembongan semuanya berada dekat pantai jadi rata-rata air kolam berenang mereka agak berasa asin. Mungkin karena pengaruh tempat mereka yang memang sangat dekat dengan air laut. Jadi menurut mereka rata-rata air kolam berenang yang berada disana akan berasa asin, yang menurut saya tidak apa-apa karena memang kita sedang berada di daerah pantai. setelah berenang sekitar 45 menit saya ingin melanjutkan perjalanan saya ke Nusa Penida.

 

IMG_3388

 

Sebelum saya ke Nusa Penida, pihak penginapan menawarkan paket tour snorkling di 3 spot berbeda yaitu Mangrove Point, Gamat Bay, dan Crystal Bay. Namun sebelum memulai perjalanan saya mengembalikan motor yang saya rental terlebih dahulu. Yang menurut saya lucu adalah ketika saya ingin mengembalikan motor, si pemilik motor menyuruh untuk menaruh motor tersebut di dekat jembatan penyebrangan antara Nusa Ceningan ke Nusa Lembongan dan dia mengatakan untuk menaruh saja kuncinya di motor tersebut. sayapun bertanya “motornya aman bli ditaro aja begitu sama kunci nya?” dia pun tertawa, dan mengatakan “mas kalau disini itu udah biasa mas semua jasa penyewaan motor juga begitu karena gak mungkin hilang mas” Saya pun tertawa mendengar jawaban pemilik motor. Lalu saya pun berangkat menuju 3 spot snorkling bersama 1 bule yang berasal dari perancis yang kebetulan juga ikut mengambil paket snorkling tersebut.

Tujuan pertama kami yaitu crystal bay. Saya kurang begitu menikmati snorkling di daerah tersebut karena arus yang begitu keras sehingga saya kurang bisa menikmati alam bawah laut di crystal bay. Sehabis dari Crystal bay saya pun melanjutkan perjalan ke Gamat bay. Dan rupanya disanapun tidak jauh berbeda, arus yang kencang saya temui. Lalu setelah dari Gamat bay Kami Pergi ke Mangrove point. Di mangrove point saya baru menikmati yang namanya Snorkling.

Saya diberi roti oleh si pembembawa kapal yang bernama bli Nyoman (kalau saya tidak salah ingat). Ternyata roti tersebut untuk memberi makan ikan – ikan supaya mereka datang mendekat dan berenang dekat saya. Sayapun sangat menikmati snorkling di Mangrove Point. Ikan – ikan Mangrove point sangat banyak dan beragam dan terumbu karang nya masih sangat terjaga. Setelah dari Mangrove Point saya meminta tolong Bli Nyoman untuk mengantar saya ke Nusa Penida. Perjalan dari Mangrove Point ke Nusa Penida sekitar 15-20 menit.

 

IMG_3407

 

IMG_3415

 

Sesampai saya di Nusa Penida ternyata kawan dari Bli Nyoman sudah menunggu saya. Di Nusa Penida kita bisa rental sepeda motor dengan range harga kurang lebih 75rb-150rb (tergantung cara kita menawar). Saya tiba di Nusa Penida sekitar jam 11 pagi. Saya rupanya agak beruntung karena sang pemilik motor mau menemani saya mengelilingi pulau Nusa Penida pada hari itu. Tapi sebelum memulai ekplorasi saya mencari tempat penginapan terlebih dahulu. Dan pilihan saya jatuh di “Namaste Bungalows”, Tempatnya bukan berada di pinggir pantai seperti penginapan di Nusa penida pada umumnya, melainkan agak diatas bukit.

 

IMG_3396

 

Tempatnya menurut saya sangat unik dan nyaman untuk ditempati. Dengan range harga yang menurut saya sangat bersahabat yaitu 350-600rb rupiah. Nah setelah menaruh barang di penginapan sayapun melanjutkan perjalan.

 

IMG_3397

 

IMG_3392

 

Pada hari itu saya ditemani oleh Pak Putu Cinta. Kami pun berkeliling ke tempat yang masih bisa dijangkau, karena ternyata Pulau Nusa Penida itu sangat besar dan tempat wisata satu ke tempat wisata yang lainnya sangat jauh jaraknya. Jadi pada hari itu tempat yang bisa saya kunjungi yang pertama adalah Karang dawa perjalanan kesana sangat jauh menurut saya.

 

IMG_3408

 

Sekitar 1 setengah sampai 2 jam dari Namaste Bungalows. Mungkin karena jalanan di Nusa Penida yang kebanyakan rusak dan mendaki.Setelah melewati jalanan rusak yang berkelok-kelok dan berbukit-bukit akhirnya sampailah saya di Karang Dawa. Guess what?? Pemandangannya sangat sangat indah. Susah untuk di describe dengan kata-kata yang tepat. Seketika itu pula tangan dan pinggang saya yang pegal dan kram hilang. Jadi di Karang Dawa ada Pura yang bernama Pura Paluang. Nah disamping Pura itu pemandangannya luar biasa.

 

IMG_3435

 

IMG_3440

 

IMG_3437

 

IMG_3428

 

IMG_3412

 

IMG_3416

 

Sayapun menghabisi waktu yang lumayan lama disana. Setelah mengambil beberapa video dan foto sayapun kembali ke penginapan. Waktu sudah menunjukkan jam setengah 4 pada waktu itu. Sayapun berpisah dengan pak Putu Cinta di jalan karena dia harus pulang kerumah. Tapi saya tidak langsung kembali ke penginapan tapi saya pergi ke Crystal Bay untuk menikmati sunset disana. Saya ke Crystal Bay karena saya melihat di peta Crystal Bay lumayan dekat dari penginapan saya kurang lebih 15 menit perjalanan.

 

IMG_3429

 

Setelah menikmati sunset di Crystal Bay saya pun kembali ke Namaste Bungalows untuk beristirahat. Perlu diketahui Pulau Nusa Penida di malam hari lumayan dingin. Jadi sebenarnya tidak terlalu perlu kita menyewa kamar yang be ac.

 

IMG_3391

 

IMG_3394

 

IMG_3393

 

IMG_3395

 

IMG_3380

 

IMG_3450

 

IMG_3449

 

 

IMG_3442

 

Keesokan Paginya saya sudah siap pukul 6.30 pagi. Tujuan saya pada hari ini adalah Pantai Atuh. Perjalanan kesana sangatlah jauh. saya beberapa kali singgah untuk bertanya. Saya sampai di Pantai Atuh pada jam 11 siang. perjalanan kurang lebih 2 setengah hingga 3 jam dari Namaste Bungalows. Dan untuk turun Ke Pantai Atuh harus melewati ratusan anak tangga.

antai ini mempunyai keunikan pada tebing -tebing atau pulau-pulau kecil yang indah banyak tersebar di sekitar pantai. Salah satunya dua pulau kecil yang hampir terhubung ,yang bisa kalian lihat dari ketinggian. Pulau-pulau tersebut sering lebih dikenal dengan nama Batu Abah. Butuh stamina Yang fit untuk bisa ke pantai ini karena jalan yang begitu jauh dan harus turun dan naik anak tangga. Dan dibawah pantai Atuh juga terdapat Pura. Sayapun bersantai sejenak di Pantai Atuh. Dan kebetulan pada saat itu ada seorang penduduk yang sedang Sembayang di Pura tersebebut.

 

IMG_3398

 

IMG_3417

 

IMG_3405

 

IMG_3402

 

IMG_3399

 

IMG_3406

 

Dia menawarkan saya untuk minum air kelapa yang langsung dipanjat dari pohon yang berada dekat Pura. Setelah beberapa saat saya menikmati keindahan Pantai Atuh, saya melanjutkan perjalanan ke Air terjun Temeling. Perjalanan kesana lumayan jauh. Jadi saya singgah di jalan untuk makan siang. Saat tiba di Air terjun temeling, saya kembali harus melewati anak tangga yang begitu banyak. Mungkin pada saat turun tangga tidak begitu masalah, Tetapi pada saat menaikinya barulah kalian akan merasakan capek yang luar biasa. Sesampai di Air terjun Temeling Ada beberapa anak muda yang berasal dari Denpasar sedang menguji nyali mereka dengan loncat dari tebing yang ada di Air terjun tersebut. Disana dipisah antara tempat pemandian wanita dan pria. Sayapun ikut melompat dari tebing yang kurang lebih tingginya 5-6 meter. Lumayan memacu adrenalin. Setelah menikmati indahnya Air terjun Temeling saya melanjutkan perjalanan kembali.

 

IMG_3400

 

IMG_3422

 

IMG_3413

 

IMG_3420

 

IMG_3445

 

Tujuan selanjutnya adalah Pantai Pasih Uug Atau Broken Beach.Perjalan dari Air terjun Temeling menuju Pasih Uug sekitar 1 jam. Hanya bermodalkan peta dari penginapan dan bertanya pada orang sekitar akhirnya saya sampai di Pantai Pasih Uug. Saya sampai Sekitar jam setengah 5 sore. Saya sangat beruntung karena pada hari itu semua destinasi yang saya datangi hampir tidak ada pengunjung alias sepi.

 

IMG_3421

 

Di Pasih Uug ini saya cuman sendiri sebagai pengunjung, karena cuman ada seorang warga lokal yang berada disana. Pantai ini merupakan lautan yang “terperangkap” di antara tebing-tebing karang, membentuk kolam raksasa. Di atas pintu masuk airnya, terbentang sebuah jembatan alami yang terbuat batuan karang yang bisa kita seberangi. Disamping Pantai Pasih Uug ada tempat yang bernama Angel’s Billabong, Angel’s Billabong sebuah muara sungai dengan permukaan air yang tenang dan jernih serta cerukan yang membentuk kolam-kolam alam yang luar biasa cantik. Tapi kalau ingin turun ke Angel’s Billabong kita harus hati-hati karena karang tempat kita berpijak sangat tajam. Disarankan untuk memakai alas kaki bagi orang yang tidak terbiasa.

 

IMG_3432

 

IMG_3436

 

IMG_3430

 

IMG_3444

 

IMG_3419

 

IMG_3418

 

Setelah berenang dan santai di Angel’s billabong tak terasa sudah jam 5.30 sore. Maka saya kembali Ke Penginapan Namaste Bungalows. Sesampai di penginapan saya langsung beristirahat karena besok pagi saya harus kembali ke Bali. Demikian lah pengalaman yang bisa saya bagi dari Trinusa (Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, dan Nusa Penida)

2 Comments

LEAVE A COMMENT