Loading

Solo Trevelling To Labuan Bajo

Processed with VSCO with f2 preset


10 Juni 2015 Saya tiba Labuan Bajo untuk menikmati alam ciptaan Tuhan. Saya berangkat dari Jakarta pada tanggal 8 juni dan transit di Bali semalam dan keesokan subuh nya baru saya melanjutkan penerbangan saya menuju Labuan Bajo. Sebelum mendarat di bandara Komodo saya sudah disuguhkan pemandandangan yang memanjakan mata dari atas pesawat.  Gugusan pulau – pulau yang tersebar di sekitaran Labuan Bajo sungguh luar biasa. Saat setelah mendarat dan saya tengah berada di bandara Komodo, banyak yang menawarkan jasa taksi, ojek, penginapan dan sailtrip. Tetapi saya memutuskan untuk naik ojek mengelilingi kota Labuan Bajo karena saya datang seorang diri tanpa membawa barang yang banyak dan nama tukang ojek tersebut ialah Pak Bento. 

IMG_1590


Kami mengelilingi kota Labuan Bajo. Mulai Gua Batu Cermin, bukit Waecicu dan pantai-pantai di seputaran Labuan Bajo. 

IMG_1591


IMG_1599

 

IMG_1588

Saya bersyukur memilih pak Bento sebagai tukang ojek, karena ternyata kawan dari pak Bento adalah pemilik travel dan dia menawarkan paket sailtrip 2 hari 1 malam hanya 800rb rupiah saja (sepengetahuan saya sailtrip sekitar 1,5jt-2,5jt). Tanpa melewatkan kesampatan tersebut saya langsung membayar uang panjar kepada pak Eman nama pemilik travel tersebut. Karena hari sudah sore saya mencari penginapan murah yang berada di sekitaran pelabuhan labuan bajo. Dengan range harga 100rb -350rb rupiah per malam. 

IMG_1616
Keesokan harinya pada tanggal 11 juni 2015 saya dijemput di penginapan oleh pihak travel, lalu kami berangkat menuju pelabuhan Labuan Bajo. Saya tidak sendiri melainkan bersama seorang turis asing berasal dari Belanda. Kami tidak banyak berbincang karena turis tersebut tidak bisa menggunakan bahasa inggris dengan baik.
IMG_1586   

IMG_1587

 

IMG_1615

Hari pertama saya mengunjungi Pulau Rinca. Tempat tinggal hewan prasejarah Komodo. Bisa menyaksikan Komodo dari dekat sungguh sangat menegangkan. 


IMG_1606


IMG_1597


IMG_1604


IMG_1610


Setelah keliling di pulau Rinca sekitar 2 jam lebih saya melanjutkan sailtrip menuju Pink Beach atau Pantai Merah. Seperti biasa, pemandangan dan panorama yang disuguhkan begitu indah. Ternyata pasir yang berwarna pink tersebut berasal dari karang-karang yang terkikis oleh air dan ombak (CMIIW)

.
IMG_1609


IMG_1589 


IMG_1595


IMG_1598

 


IMG_1608

 

Setelah trekking dan snorkling di sekitaran Pink Beach,  saya kembali ke kapal dan pergi menikmati Sunset di Pulau Kelelawar.

 

IMG_1614

 

Selepas sunset kami pergi ke Pulau Komodo dan menyandarkan kapal di dermaga Pulau Komodo untuk bermalam disana. FYI Pulau Komodo adalah tempat para nelayan dan penduduk lokal bermukim. Disana sudah tersedia fasilitas seperti sekolah untuk anak-anak dan masjid untuk dipakai oleh warga sekitar . 
IMG_1613
Setelah melepas lelah di Pulau Komodo keesokan paginya kami bertolak menuju Komodo National Park untuk trekking di bukit di pulau itu. Komodo disana tidak sebanyak Komodo di pulau Rinca. 

IMG_1603
Setelah berkeliling kami melanjutkan perjalanan ke pulau Padar. Di pulau itu saya merasakan keindahan alam yang betul – betul indah. Sehabis dari pulau Padar saya melanjutkan perjalanan ke Manta Point Untuk melihat ikan pari Manta.Ternyata Manta tersebut tidak naik ke permukaan air melainkan bermain di dasar laut. Jadi saya cuman melihat manta dari kejauhan. 

IMG_1592


IMG_1593


IMG_1596


IMG_1594

Setelah dari Manta Point perjalanan dilanjutkan ke Pulau Kanawa. Pulau ini terlihat begitu indah dari kejauhan. Setelah sampai di Pulau Kanawa saya memutuskan untuk berkeliling dan snorkling, karena di pesisir pantai ada beberapa anak hiu yang berenang bebas. 

IMG_1602


IMG_1611


IMG_1601

Destinasi terakhir sebelum kembali ke Labuan Bajo adalah Pantai Bidadari. Jadi pada saat tiba di pantai tersebut saya mempersiapkan barang – barang saya karena sehabis dari situ kami akan kembali menuju Labuan bajo. 

1 Comment

LEAVE A COMMENT